Re-Inforcement Pembelajaran PAI dalam Pembinaan Kesehatan Mental Siswa di SD Negeri Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso

Authors

  • Jayadi SDN Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso

DOI:

https://doi.org/10.35719/10.35719

Keywords:

Pendidikan Agama Islam, Kesehatan Mental

Abstract

Pendidikan agama Islam sebagai upaya mengembangkan, mendorong serta membimbing peserta didik hidup lebih dinamis dengan berdasarkan nilai-nilai agama islam dan terbentuk pribadi peserta didik insane kamil. Rumusan dalam dalam peneltian ini: 1) Bagaimana peran PAI dalam pembinaan kesehatan mental siswa di SDN Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso? 2) Bagaimana peran PAI dalam pembinaan kesehatan pikiran/intelektual siswa di SDN Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso? Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data dengan metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif Milles, Huberman dan Saldana dengan tiga Langkah dalam proses analisis data yaitu: kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Untuk memeriksa keabsahan data ini, menggunakan tehnik triangulasi yaitu triangulasi tehnik, triangulasi metode dan triangulasi data. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan: (1) Peran PAI dalam pembinaan kesehatan mental siswa di SDN Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso yaitu: (a) Agama sebagai pembimbing dalam kehidupan peserta didik. (b) Agama sebagai penolong dalam menghadapi kesulitan untuk memecahakan masalah yang di alami siswa. (c) Agama sebagai penentram bathin. (2) Peran PAI dalam pembinaan kesehatan intelektual/kesehatan pikiran di SDN Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso yaitu: (a) Guru membimbing peserta didik secara akademis di dalam sekolah maupun di luar sekolah. (b) Kajian-kajian keagamaan oleh guru PAI sebelum atau sesudah mata pelajaran dimulai. (c) Membudayakan siswa untuh silaturrahim kerumah guru. (d) Bimbingan secara intelektual kepada dengan teori-teori keagamaan yang memadai, agar siswa tidak sekuler dalam berperilaku sehari-hari.

References

Arifin, Muzayyin. Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 2003.

Dahliyani, Imma. Pembinaan Keagamaan Pada Penderita Gangguan Mental Dan Pecandu Narkoba. Jurnal MUDARRISA, Vol. 5, No. 1, Juni 2013.

Daradjat, Zakiah. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: Bulan Bintang, 1991.

Darajat, Zakiah. Remaja: Harapan Dan Tantangan. Jakarta: Ruhana, 1995.

Dewi, Minawati. Merosotnya Moral Bangsa. Kompasiana, https:// www.kompasiana.com/minawatidewi/5554781bb67e616c14ba5621/merosotnya-moral-bangsa,

Endang Susiana, Wawancara, Bondowoso 11 Januari 2020.

Hafiyatun, Wawancara, Bondowoso 10 Januari 2020,.

Jalaluddin. Psikologi Agama. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1992.

Muhaimin, M. Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jakarta: Rajawali Press, 2007.

Nata, Abuddin. Akhlak Tasawuf. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2009.

Q.S. al-Mujadalah [58]: 11.

Rahardjo, Mudjia. Quo Vadis Pendidikan Islam Pembacaan Realitas Pendidikan Islam, Sosial dan Keagamaan.

Malang: UIN Malang Press, 2006.

Saiful Akhyar Lubis, Khadijah dan Muchsalmina. Pembinaan Kesehatan Mental Dalam Pendidikan Islam (Studi tentang Perspektif Zakiah Daradjat). Jurnal AT-TAZAKKI V:ol. 1 No. 1 Juli - Desember 2017.

Sanaky, Hujair AH. Paradigma Pendidikan Islam Membangun Masyarakat Madani Indonesia. Yogyakarta: Safiria Insania Press, 2003.

Shihab, M. Quraish. Membumikan al-Qur’an, Fungsi dan Peranan Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan, 1995.

UU RI No. 20. Tentang Sistem Pendidikan Nasional dan Penjelasanya. Bandung: Nuansa Aulia, 2003.

Zaini, Syahminan. Prinsip-Prinsip Dasar Konsepsi Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mulia, 1986.

Downloads

Published

2020-06-22

How to Cite

Jayadi. (2020). Re-Inforcement Pembelajaran PAI dalam Pembinaan Kesehatan Mental Siswa di SD Negeri Sekarputih 1 Tegalampel Bondowoso. EDUCARE: Journal of Primary Education, 1(2), 187-206. https://doi.org/10.35719/10.35719