Etnomatematika Pada Candi Selogending Di Desa Kandangan Sebagai Sumber Belajar Matematika Kelas IV Sekolah Dasar

Authors

  • Riski Ainurriza Universitas Jember
  • Titik Sugiarti Universitas Jember
  • Fajar Surya Hutama Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.35719/10.35719

Keywords:

Etnomatematika, Candi Selogending, Sumber Belajar Matematika

Abstract

Innovations to enrich mathematics learning resources can be expressed in the form of culture-based or ethnomatematic learning. The purpose of this study was to analyze the ethnomatematic content of Selogending Temple in Kandangan as mathematics teaching material for grade 4 elementary school students. This type of research uses qualitative research. Sources of research data are Selogending Temple and resource persons related to the Selogending Temple site. This study uses data collection methods in the form of observation, interviews, and documentation. Qualitative data analysis techniques used are reduction and data exposure, and drawing conclusions. Based on the results of the study, it can be concluded that there are mathematical elements in Selogending Temple including plane geometry, spatial geometry and reflection. The Selogending Temple building which has ethnomatic content is the Entrance Gate, Mbah Tejo Kusumo Petilasan, Mbah Pukulun Petilasan, Patrapan Hall, shrine, Padma, Wadung Prabu, Linggasiwa, and Mbah Raden Selogending Petilasan.

Inovasi untuk memperkaya sumber belajar matematika dapat dituangkan dalam bentuk pembelajaran berbasis kebudayaan atau etnomatematika. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis muatan etnomatematika pada Candi Selogending di Kandangan, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur sebagai bahan ajar matematika kelas 4 SD. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data penelitian adalah Candi Selogending dan narasumber terkait situs Candi Selogending. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif yang digunakan yaitu reduksi dan pemaparan data, serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat unsur matematika pada Candi Selogending meliputi bangun geometri bidang, geometri ruang dan pencerminan. Bangunan Candi Selogending memiliki yang memiliki muatan etnomatematika adalah Gapura Pintu Masuk, Petilasan Mbah Tejo Kusumo, Petilasan Mbah Pukulun, Balai Patrapan, tempat pemujaan, Padma, Wadung Prabu, Linggasiwa, dan Petilasan Mbah Raden Selogending.

References

Abdullah, R. Pembelajaran Berbasis Pemanfaatan Sumber Belajar. Jurnal Ilmiah DIDAKTIKA, Vol. 12, No. 2, (2012), 216.

Afifi, R. N., dkk. Etnomatematika pada Bangunan Tempat Ibadah Tri Dharma Hoo Tong Bio Berdasarkan Konsep Geometri sebagai Bahan Ajar Siswa. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Vol. 10, No. 1, (2019), 25.

Aprilia, E. D., Trapsilasiwi, D., Setiawan, T. B. Etnomatematika pada Permainan Tradisionsl Engklek Beserta Alatnya sebagai Bahan Ajar. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Vol. 10, No. 1, (2012), 85.

Arifin, F. Representasi Simbol Candi Hindu dalam Kehidupan Manusia: Kajian Linguistik Antropologis. Jurnal Penelitian Humaniora,Vol. 16 No. 2 (2015), 12.

Gunawan, I. Metode Penelitian Kualitatif Teori & Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.2014.

Hafid, H. A. Sumber dan Media Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 6, No. 11, (2011), 69.

Hardiarti, S. Etnomatematika: Aplikasi Bangun Datar Segiempat pada Candi Muaro Jambi. Aksioma, Vol. 8, No. 2, (2017), 99.

Irawan, A. Penggunaan Etnomatematika Engklek dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Math Education Nusantara,Vol. 1, No.1, (2018), 46.

Khofifah, L., Sugiarti, T., & Setiwan, B. S. Etnomatematika Karya Seni Batik Khas Suku Osing Banyuwangi sebagai Bahan Lembar Kerja Siswa Materi Geometri Transformasi. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Vol. 9, No. 3, (2018), 148.

Lubis, S. I., Mujib, A., & Siregar, H. Eksplorasi Etnomatematika pada Alat Musik Gordang Sambilan. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, Vol. 1, No. 2, (2018),10.

Marsigit., Condromukti, R., Setiana, D. S., Hardiarti, S. Pengembangan Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika. Prosiding Seminar Nasional Etnomatnesia,(2015).

Putri, L. I. Eksplorasi Etnomatematika Kesenian Rebana sebagai Sumber Belajar Matematika pada Jenjang MI. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, Vol. 4 No. 1, (2017), 21.

Prasetyo, E. H.,& Suprijono. A. Anasir-Anasir Esoterisme pada Situs Candi Cetho. Jurnal Pendidikan Sejarah, Vol. 2, No. 1, (2014), 1.

Rosita, S. M., Sunardi., & Pambudi, D.S. Etnomatematika pada Rumah Adat Osing Banyuwangi sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Matematika. Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika, Vol. 1, No. 1, (2019).

Safitri, F. A., Sugiarti, T., & Hutama, F. S. Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita Bangun Datar Berdasarkan Newman’s Error Analysis (NEA). Jurnal Profesi Keguruan, Vol. 5, No. 1, (2019), 42.

Tandililing, E. Pengembangan Pembelajaran Matematika Sekolah dengan Pendekatan Etnomatematika Berbasis Budaya Lokal sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika Sekolah. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, (P-25),(2013), 193.

Ulum, B., Budiarto, M. T., & Ekawati, R. Etnomatematika Pasuruan: Eksplorasi Geometri untuk Sekolah Dasar pada Motif Batik Pasedahan Suropati. Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian,Vol. 4, No. 2, (2018.), 78.

Wahyuni, A., Tias, A. & A. W., Sani, B. Peran Etnomatematika dalam Membangun Karakter Bangsa. Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika, Yogyakarta: 9 November, (2013).

Zayyadi, M. Eksplorasi Etnomatematika pada Batik Madura. Jurnal Sigma,Vol. 2, No.2, (2017), 35.

Downloads

Published

2020-12-23

How to Cite

Ainurriza, R. ., Sugiarti, T. ., & Hutama, F. S. . (2020). Etnomatematika Pada Candi Selogending Di Desa Kandangan Sebagai Sumber Belajar Matematika Kelas IV Sekolah Dasar. EDUCARE: Journal of Primary Education, 1(3), 283-302. https://doi.org/10.35719/10.35719